Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gelorakan Perjuangan Pembebasan bersama Massa Rakyat Papua


�Terus gelorakan Perjuangan Pembebasan Nasional
bersama Massa rakyat Papua Barat�

Perjuangan pembebasan nasional papua barat, untuk menentukan nasib sendiri sebagai sebuah bangsa merupakan perjuangan yang mutlak, perjuangan yang harus dan wajib diperjuangkan oleh seluruh komponen rakyat Papua Barat, terutama (pemuda dan mahasiswa) Papua yang merupakan tulang punggung rakyat.
1 Desember 1961 merupakan hari kedaulatan politik bangsa Papua. Melalui Kongres Rakyat Papua ke-1, dalam Kongres Dewan Rakyat Papua (Nieuw Guinea Raad) pada tanggal 19 Desember 1961 telah menghasilkan sejumlah resolusi, yaitu Pembentukan Papua Barat sebagai Negara Merdeka dengan Bendera Bintang Kejora sebagai bendera Negara, West Papua (Papua Barat) sebagai nama Negara, Lagu Kebangsaan �Hai Tanahku Papua� dan Burung Mambruk sebagai Lambang Negara.

Sejarah �integrasi� Papua kedalam NKRI merupakan sebuah proses sejarah yang direkayasa oleh negara-negara imperialis Amerika, Belanda dan Indonesia. Masuknya Pemerintahan Kolonial Indonesia di Papua sejak tanggal 1 Mei 1962 dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) pada tanggal 14 Juli � Agustus 1969 tidak diatur sepenuhnya berdasarkan mekanisme demokrasi yang berlaku secara universal.

Setelah direngutnya Hak-hak politik rakyat papua, kurang lebih stegah abad rakyat papua hidup dibawah kontrol pemerintahan kolonial indonesia, perjuangan rakyat papua barat untuk bebas, terlepas dari cengkraman kolonialisme indonesia dan tuanya negara-negara imperialis barat hingga saat ini terus meggema di seantero wilyah papua, dengan kesadaran rakyat papua yang percaya dan bersandar pada kekuatan �aksi Massa�, terus memobilisasikan diri dalam perjuangan pembebasan nasional.

Meskipun, Pembungkaman terhadap ruang demokrasi, penghadangan perliputan oleh Jurnalis asing dan nasional, penangkapan sewenang-wenang, teror, intimidasi, pembunuhan bermotif (tabrak lari,gantung diri) dan masih banyak bentuk kejahatan dilakukan terhadap aktivis pejuang dan rakyat papua oleh negara melalui militer/TNI-Polri, semua upaya yang dilakukan oleh kolonial Indonesia tidak mampu meredam perlawanan rakyat yang semakin hari semakin meluas.

Ditegah situasi yang amat sulit hari ini, semagat rakyat papua barat untuk memperjuangkan hak-hak demokratiknya tidak pernah berhenti dan mampu merebut simpatisan rakyat internasional dan rakyat indonesia yang akhirnya secara terbuka mendukung perjuangan pembebasan bangsa Papua.

Kali ini sudah menjadi keharusan bagi pemuda mahasiswa Papua untuk hadir ditengah massa rakyat papua terlibat dan terus mendorong gerakan perlawanan massa rakyat, bersama-sama rakyat, berjuang membebaskan bangsa demi tercapainya cita-cita bersama (papua merdeka) yang bebas dari segalah belenggu penindasan dan pengisapan manusia terhadap manusia dan bebas dari rantai tua imperialis yang lama hidup makmur diatas tanah air tercinta Papua barat.

Salam Pembebasan Nasional Papua Barat.....!

Kamandawundu