Pemekaran Provinsi di Tanah Papua Untuk Siapa?
Pemekaran untuk siapa? jumlah jiwa penduduk Papua sudah berapa puluh juta sehingga wilayahnya harus dimekarkan lagi. Pemekaran desa ataupun pemekaran kabupaten yang telah terjadi saja, hanya menyisakan persoalan diberbagai bidang. Lihat saja dengan dibukanya DOB bukan penduduk lokal yang mengelola tetapi kemudian kaum migran dari luar Papua membludak.
Menambah daftar jumlah pegawai dari luar sementara orang negeri hanya menjadi penonton. Hak-hak atas tanah adat diambil untuk kepentingan pembangunan dan kemajuan daerah. Tapi kemajuan daerah untuk siapa? bila rakyat pemilik negeri hanya menjadi penonton diatas negerinya sendiri
Pemekaran Provinsi ditanah Papua untuk siapa? bukankah jumlah jiwa yang ada tidak sebanding untuk dibagi-bagi. Saya melihat Pemekaran Provinsi Sebagai Upaya Pengalih perhatian dari tuntutan rakyat Papua yang sebenarnya.
Padahal yang paling penting saat ini adalah persoalan kebangsaan. Pemerintah indonesia sebaiknya merespon apa yang telah disampaikan negara-negara Pasifik. Sebagai bukti bahwa indonesia adalah negara demokrasi yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. Tetapi bila persoalan Papua juga dianggap angin lalu dan tetap memaksakan kehendaknya sudah pasti indonesia adalah penjajah atas wilayah dan Bangsa Papua.
By. Phaul Heger