Isak Tangis Jemaat Menghadang Kendaraan Berat
Isak dan Tangis Jemaat Menghadang Kendaraan Berat
![]() |
| Alat berat bersiap-siap membongkar Gereja HKBP. [SP/Mikael Niman] |
[BEKASI ] Suasana haru dan tangis mengiringi kedatangan kendaraan berat, becko, di depan gedung Gereja HKBP Setu yang akan dibongkar paksa. Para wanita dan anak-anak yang menolak adanya pembongkaran bangunan gedung terlibat menangis terseduh-seduh.
Mereka menghadang jalan kendaraan berat ini agar tidak mendekati bangunan gereja yang terletak di Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Mereka tidak berpihak kepada kami. Dimana keadilan, yang negaranya berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar salah satu jemaat Kamis (21/3) siang.
Sementara itu, Pendeta Adven Leonard Nababan menolak Pemkab Bekasi melakukan eksekusi bangunan.
"Ini negara hukum, kami belum mengetahui alasan yang jelas dari pemerintah kabupaten perihal pembongkaran bangunan ini," ujar Adven Leonard.
Hingga kini proses negosiasi masih berlangsung antara perwakilan jemaat dengan Satpol PP Kabupaten Bekasi. Kendaraan berat becko tertahan sekitar 10 meter dari bangunan gereja yang akan di eksekusi. [MKL/L-8] Suara Pembaruan
Mereka menghadang jalan kendaraan berat ini agar tidak mendekati bangunan gereja yang terletak di Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Mereka tidak berpihak kepada kami. Dimana keadilan, yang negaranya berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar salah satu jemaat Kamis (21/3) siang.
Sementara itu, Pendeta Adven Leonard Nababan menolak Pemkab Bekasi melakukan eksekusi bangunan.
"Ini negara hukum, kami belum mengetahui alasan yang jelas dari pemerintah kabupaten perihal pembongkaran bangunan ini," ujar Adven Leonard.
Hingga kini proses negosiasi masih berlangsung antara perwakilan jemaat dengan Satpol PP Kabupaten Bekasi. Kendaraan berat becko tertahan sekitar 10 meter dari bangunan gereja yang akan di eksekusi. [MKL/L-8] Suara Pembaruan

.jpg)
.jpg)







